1. Kepatuhan Standar Kebersihan dan Sanitasi
Pastikan seluruh material interior mudah dibersihkan dan tahan terhadap proses desinfeksi rutin. Permukaan dinding, lantai, serta elemen pembatas ruang harus tidak menyerap cairan dan tidak menjadi media penumpukan kuman.
2. Penggunaan Gorden Medis Sesuai Standar
Gorden rumah sakit wajib mendukung privasi pasien tanpa menghambat alur kerja medis. Periksa bahan gorden agar mudah dicuci, kuat, dan aman digunakan di area klinis seperti IGD, ruang rawat, dan ruang bersalin.
3. Keamanan dan Keselamatan Ruang
Pastikan tidak ada sudut tajam, rel gorden terpasang kuat, dan jalur evakuasi tetap terbuka. Interior tidak boleh menghalangi akses darurat atau pergerakan alat medis.
4. Kesesuaian dengan Regulasi Permenkes
Cek kembali tata ruang dan fasilitas pendukung agar sesuai dengan ketentuan Permenkes terkait sarana dan prasarana rumah sakit, termasuk kenyamanan pasien dan keselamatan tenaga kesehatan.
5. Efisiensi Alur Kerja Medis
Evaluasi apakah penataan ruang mendukung pergerakan cepat dan efisien bagi tenaga medis. Interior yang baik harus memudahkan pelayanan, bukan memperlambat proses tindakan.
6. Dokumentasi dan Spesifikasi Produk
Pastikan seluruh material dan produk interior memiliki spesifikasi yang jelas, mudah ditelusuri, dan siap digunakan dalam proses audit atau akreditasi.
Dengan menggunakan checklist ini, upgrade interior rumah sakit dapat dilakukan secara terencana, sesuai regulasi, dan memberikan dampak nyata bagi kualitas pelayanan kesehatan.
