Rumah sakit memasang tirai di ruang rawat inap, IGD, ICU, dan ruang tindakan untuk mengatur alur pelayanan. Tenaga medis dapat membuka dan menutup tirai dengan cepat sesuai kebutuhan. Fleksibilitas ini membantu mereka bekerja lebih efisien, terutama ketika menghadapi situasi darurat. Dengan sistem rel yang kuat dan mudah digerakkan, petugas tidak mengalami hambatan saat memberikan tindakan.
Manajemen rumah sakit juga memilih bahan tirai dengan cermat. Mereka menggunakan material yang kuat, tidak mudah menyerap cairan, dan mudah dibersihkan. Petugas kebersihan dapat melepas serta mencuci tirai secara berkala agar kondisi ruangan tetap higienis. Perawatan rutin ini menjaga kualitas kain sekaligus memperpanjang masa pakai produk.
Selain fungsi teknis, tirai turut membentuk suasana ruangan. Warna yang lembut seperti biru muda atau hijau pastel membantu menciptakan kesan tenang. Pasien yang merasa nyaman cenderung lebih rileks selama menjalani perawatan. Lingkungan yang tertata rapi juga meningkatkan kepercayaan keluarga pasien terhadap pelayanan rumah sakit.
Dengan memilih tirai yang tepat, rumah sakit menunjukkan komitmen terhadap kualitas layanan. Setiap detail, termasuk tirai pembatas, mendukung terciptanya pelayanan yang profesional, aman, dan berorientasi pada kenyamanan pasien.
